<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Muslim Ahmadiyah</title>
	<atom:link href="http://orangahmadiyah.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://orangahmadiyah.wordpress.com</link>
	<description>::Love for All, Hatred For None::</description>
	<lastBuildDate>Thu, 21 Aug 2008 04:45:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='orangahmadiyah.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Muslim Ahmadiyah</title>
		<link>http://orangahmadiyah.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://orangahmadiyah.wordpress.com/osd.xml" title="Muslim Ahmadiyah" />
	<atom:link rel='hub' href='http://orangahmadiyah.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Jemaat Ahmadiyah dalam Islam, Suatu Tinjauan</title>
		<link>http://orangahmadiyah.wordpress.com/2008/08/21/jemaat-ahmadiyah-dalam-islam-suatu-tinjauan/</link>
		<comments>http://orangahmadiyah.wordpress.com/2008/08/21/jemaat-ahmadiyah-dalam-islam-suatu-tinjauan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Aug 2008 04:45:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>habibhasan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://orangahmadiyah.wordpress.com/?p=28</guid>
		<description><![CDATA[Pergerakan Jemaat Ahmadiyah dalam Islam adalah suatu organisasi keagamaan dengan ruang lingkup internasional yang memiliki cabang di 180 negara tersebar di Afrika, Amerika Utara, Amerika Selatan, Asia, Australasia dan Eropa. Saat ini jumlah keanggotaannya di seluruh dunia lebih dari 200 &#8230; <a href="http://orangahmadiyah.wordpress.com/2008/08/21/jemaat-ahmadiyah-dalam-islam-suatu-tinjauan/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=orangahmadiyah.wordpress.com&amp;blog=4440224&amp;post=28&amp;subd=orangahmadiyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pergerakan Jemaat Ahmadiyah dalam Islam adalah suatu organisasi keagamaan dengan ruang lingkup internasional yang memiliki cabang di 180 negara tersebar di Afrika, Amerika Utara, Amerika Selatan, Asia, Australasia dan Eropa. <span id="more-28"></span>Saat ini jumlah keanggotaannya di seluruh dunia lebih dari 200 juta orang, dan angkanya terus bertambah dari hari ke hari. Jemaah ini adalah golongan Islam yang paling dinamis dalam sejarah era modern. Jemaat Ahmadiyah didirikan tahun 1889 oleh <strong>Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad (1835-1908)</strong> di <strong>Qadian</strong>, suatu desa kecil di daerah Punjab, India. Beliau mendakwakan diri sebagai pembaharu (mujadid) yang diharapkan datang di akhir zaman dan beliau adalah Seseorang Yang Ditunggu kedatangannya oleh semua masyarakat beragama (Mahdi dan Al-Masih). Beliau memulai pergerakan ini sebagai perwujudan dari ajaran dan pesan Islam yang sarat dengan kebajikan &#8212; perdamaian, persaudaraan universal dan tunduk patuh pada kehendak-Nya – dalam kemurnian yang sejati. Hz. Ahmad menyatakan bahwa Islam sebagai agama bagi umat manusia :<em> &#8220;Agama orang-orang yang berada di jalan yang lurus&#8221;</em> <strong>(98:6)</strong>.</p>
<p>Dengan meyakinkan, dalam satu abad Jemaat Ahmadiyah telah menyebar ke sudut-sudut penjuru bumi. Dimanapun Jemaat ini berdiri, berusaha untuk mengerahkan suatu pengaruh yang membangun bagi Islam melalui proyek-proyek sosial, lembaga-lembaga pendidikan, pelayanan kesehatan, penerbitan literatur-literatur Islam dan pembangunan mesjid-mesjid, meskipun sedang mengalami penganiayaan di beberapa negara. Orang-orang Ahmadi Muslim telah mendapat kehormatan dengan menjadi masyarakat yang patuh pada hukum, perdamaian, tekun dan menjunjung tinggi kebajikan.</p>
<p>Gerakan Jemaat Ahmadiyah dalam Islam dilahirkan berdasarkan tuntunan Ilahi dengan tujuan untuk meremajakan moral Islam dan nilai-nilai spiritual. Pergerakan ini mendorong dialog antar agama dan senantiasa membela Islam serta berusaha untuk memperbaiki kesalah-pahaman mengenai Islam di dunia Barat. Gerakan ini menganjurkan perdamaian, toleransi, kasih dan saling pengertian diantara para pengikut agama yang berbeda. Gerakan ini sebenar-benarnya percaya dan bertindak berdasarkan ajaran Al-Quran : <em>&#8220;Tidak ada paksaan dalam agama&#8221;</em> <strong>(2:257)</strong> serta menolak kekerasan dan teror dalam bentuk apapun untuk alasan apapun.</p>
<p>Pergerakan ini menawarkan suatu tampilan yang cerah dari nilai-nilai Islami, falsafah, moral dan spiritual yang diperoleh dari Al-Quran Majid dan sunnah Nabi Suci Islam, Muhammad saw. Beberapa orang Ahmadi seperti <strong>almarhum Sir Muhammad Zafrullah Khan</strong> (Menteri Luar Negeri pertama dari Pakistan; Presiden Majelis Umum U.N.O yang ke 17; Presiden dan Hakim di Mahkamah Internasional di Hague) dan <strong>Dr. Abdus Salam</strong> (peraih hadiah Nobel Fisika tahun 1979) telah dikenal karena prestasi dan jasa-jasanya oleh masyarakat dunia.</p>
<p>Setelah wafatnya pendiri Jemaat Ahmadiyah, gerakan ini dipimpin oleh para Khalifah. Saat ini Jemaat Ahmadiyah dipimpin oleh Hz. Mirza Masroor Ahmad. Beliau terpilih sebagai Khalifatul Masih V Pada 22 April 2003. Beliau telah memulai beberapa proyek sosial untuk membantu negara-negara miskin di Afrika, dan dibawah petunjuk serta pengawasannya secara langsung Jemaat ini telah menterjemahkan Al-Quran lebih dari 80 bahasa dunia. Dibawah petunjuk beliau, Jemaat Ahmadiyah telah mendirikan mesjid-mesjid dan rumah-rumah misi di seluruh dunia dan berada di barisan depan dalam mengkhidmati umat manusia dan Islam.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/orangahmadiyah.wordpress.com/28/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/orangahmadiyah.wordpress.com/28/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/orangahmadiyah.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/orangahmadiyah.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/orangahmadiyah.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/orangahmadiyah.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/orangahmadiyah.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/orangahmadiyah.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/orangahmadiyah.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/orangahmadiyah.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/orangahmadiyah.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/orangahmadiyah.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/orangahmadiyah.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/orangahmadiyah.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/orangahmadiyah.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/orangahmadiyah.wordpress.com/28/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=orangahmadiyah.wordpress.com&amp;blog=4440224&amp;post=28&amp;subd=orangahmadiyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://orangahmadiyah.wordpress.com/2008/08/21/jemaat-ahmadiyah-dalam-islam-suatu-tinjauan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9782a12d1239aef02163ccfc6485412f?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">habibhasan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Alquran dan Bible bersaksi: Natal dan Tahun Baru (Masehi) Bukan Kelahiran Yesus</title>
		<link>http://orangahmadiyah.wordpress.com/2008/08/14/alquran-dan-bible-bersaksi-natal-dan-tahun-baru-masehi-bukan-kelahiran-yesus/</link>
		<comments>http://orangahmadiyah.wordpress.com/2008/08/14/alquran-dan-bible-bersaksi-natal-dan-tahun-baru-masehi-bukan-kelahiran-yesus/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Aug 2008 07:01:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>habibhasan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Al Quran]]></category>
		<category><![CDATA[bible]]></category>
		<category><![CDATA[natal]]></category>
		<category><![CDATA[yesus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://orangahmadiyah.wordpress.com/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[Saat ini, banyak orang yang menyangka bahwa Natal merupakan hari kelahiran Yesus. Begitu pula penanggalan Masehi. Nama penanggalan ini ternyata diambil dari kata Al Masîh, yang merupakan serapan dari kata Masaha-yang berarti ia menyapu bersih dari kotoran dan barang itu &#8230; <a href="http://orangahmadiyah.wordpress.com/2008/08/14/alquran-dan-bible-bersaksi-natal-dan-tahun-baru-masehi-bukan-kelahiran-yesus/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=orangahmadiyah.wordpress.com&amp;blog=4440224&amp;post=25&amp;subd=orangahmadiyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saat ini, banyak orang yang menyangka bahwa Natal merupakan hari kelahiran Yesus. Begitu pula penanggalan Masehi. Nama penanggalan ini ternyata diambil dari kata Al Masîh, yang merupakan serapan dari kata Masaha-yang berarti ia menyapu bersih dari kotoran dan barang itu dengan tangannya; ia mengurapinya (menggosoknya) dengan minyak; ia berjalan di muka bumi; dan Tuhan memberkatinya. Sedangkan nama lain dari Almasih adalah Messiah (Inggris) dan Masyiah (Ibrani) yang artinya orang yang diurapi.<br />
<span id="more-25"></span><br />
<strong>Kesaksian Alquran</strong><br />
Dalam Alquran, Allah Ta’ala berfirman Mengenai kelahiran Yesus:</p>
<blockquote><p>Fajâ-a hal-makhôdhu ilâ jid’in-nakhlat(i). Qôlat yâ laytanî mittu qobla hâdza wa kuntu nasyan mansiyyan. <strong>(QS. Maryam [19]:24).</strong></p>
<p>“Maka rasa sakit melahirkan anak memaksa ia (Maryam) bersandar pada pangkal pohon kurma; ia berkata “Aduhai alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi barang yang tidak berarti, lagi dilupakan.”</p></blockquote>
<p>Selanjutnya, dalam Surat yang sama pada ayat 26, disana difirmankan:</p>
<blockquote><p>“Wa huzzî ilayka bijidz’in-nakhlati thusâqith ‘alayka ruthoban janiyyan”</p>
<p>“Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu.”</p></blockquote>
<p>Dari kedua ayat tersebut kita bisa mengambil satu poin bahwa ketika Yesus dilahirkan, ketika itu pohon kurma sedang berbuah (matang). Hal ini menunjukkan bahwa Isa a.s. lahir ketika musim buah-buahan di Yudea.</p>
<p>Kapan musim buah-buahan di Yudea itu? [Dalam buku Dictionary of Bible oleh Dr. John D. Davis dalam kata Year disebutkan] Musim ketika kurma menjadi matang adalah pada bulan Elul. Nah, Bulan Elul ini adalah satu nama bulan dalam penanggalan Yahudi. Ternyata bulan tersebut bertepatan dengan Agustus sampai September (Lihat Commentary on the Bible oleh Peake).</p>
<p><strong>Kesaksian Bible (Perjanjian Baru)</strong></p>
<blockquote><p>Selain itu, dalam Perjanjian Baru yang menceritakan mengenai kelahiran Yesus, disana disebutkan, “Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam” (Lukas 2:8).</p></blockquote>
<p>Jadi berdasarkan ayat Bible di atas, ketika Yesus dilahirkan, ada gembala-gembala yang tinggal di padang rumput menjaga kawanan ternak di waktu malam. Berdasarkan fakta ini, Yesus bukan di lahirkan pada bulan Desember atau awal Januari saat itu di Yudea<br />
berlangsung musim dingin dan suhu udara di Yudea saat itu sangat rendah dan bersalju.</p>
<p>Setelah diadakan riset, ternyata Hari Natal (25 Desember) yang dianggap sebagai kelahiran Yesus, [menurut Encyclopedia Britanica (15th edition, vol. 15 page 642 &amp; 642A) pada kata "Christmast"] ditetapkan mulai 340 Masehi oleh para gerejawan. Latar belakangnya adalah mereka memilih hari Solstice<br />
(hari balik matahari) di musim dingin karena hari itu merupakan pesta rakyat yang terpenting.</p>
<p>[Dalam "Chambers Encyclopedia" pada kata "Christmast" juga mengatakan bahwa] Hari balik matahari di musim dingin dianggap sebagai pesta orang-orang Musyrik memperingati Solstice. Gereja yang tidak mampu menghapuskan pesta rakyat ini, memberi rona ruhani sebagai hari lahir Matahari Kesalehan.</p>
<p>Jadi berdasarkan fakta-fakta di atas, maka Natal dan Tahun baru sebenarnya ternyata bukan memperingati kelahiran Yesus, akan tetapi merupakan warisan orang-orang penyembah Matahari. Apakah kita juga ikut merayakannya? []</p>
<p><strong>Referensi</strong>: Skripsi “Hubungan antara Kewafatan Nabi Isa a.s dengan Turunnya Kembali di Akhir Zaman” karya Isa Mujahid Islam.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/orangahmadiyah.wordpress.com/25/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/orangahmadiyah.wordpress.com/25/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/orangahmadiyah.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/orangahmadiyah.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/orangahmadiyah.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/orangahmadiyah.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/orangahmadiyah.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/orangahmadiyah.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/orangahmadiyah.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/orangahmadiyah.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/orangahmadiyah.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/orangahmadiyah.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/orangahmadiyah.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/orangahmadiyah.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/orangahmadiyah.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/orangahmadiyah.wordpress.com/25/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=orangahmadiyah.wordpress.com&amp;blog=4440224&amp;post=25&amp;subd=orangahmadiyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://orangahmadiyah.wordpress.com/2008/08/14/alquran-dan-bible-bersaksi-natal-dan-tahun-baru-masehi-bukan-kelahiran-yesus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9782a12d1239aef02163ccfc6485412f?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">habibhasan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>“Aku Adalah Mau’ud yang Dijanjikan Rasulullah saw.”</title>
		<link>http://orangahmadiyah.wordpress.com/2008/08/14/%e2%80%9caku-adalah-mau%e2%80%99ud-yang-dijanjikan-rasulullah-saw%e2%80%9d/</link>
		<comments>http://orangahmadiyah.wordpress.com/2008/08/14/%e2%80%9caku-adalah-mau%e2%80%99ud-yang-dijanjikan-rasulullah-saw%e2%80%9d/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Aug 2008 06:41:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>habibhasan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[al masih]]></category>
		<category><![CDATA[masih]]></category>
		<category><![CDATA[maud]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad]]></category>
		<category><![CDATA[Nabi]]></category>
		<category><![CDATA[Rasulullah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://orangahmadiyah.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[Karya: Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad Tentang masalah Al-Masih dan tempat turunnya beliau, aku mengatakan tidak peduli apakah orang-orang menerimanya atau menolaknya. Tuhan Yang Maha Mulia telah mencetuskan di dalam hatiku menjadi tempat penjelmaan rahasia agung itu. Aku adalah Mau’ud (yang &#8230; <a href="http://orangahmadiyah.wordpress.com/2008/08/14/%e2%80%9caku-adalah-mau%e2%80%99ud-yang-dijanjikan-rasulullah-saw%e2%80%9d/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=orangahmadiyah.wordpress.com&amp;blog=4440224&amp;post=20&amp;subd=orangahmadiyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Karya: Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad</strong><br />
Tentang masalah Al-Masih dan tempat turunnya beliau, aku mengatakan tidak peduli apakah orang-orang menerimanya atau menolaknya.</p>
<p>Tuhan Yang Maha Mulia telah mencetuskan di dalam hatiku menjadi tempat penjelmaan rahasia agung itu.</p>
<p>Aku adalah Mau’ud (yang dijanjikan), dan aku datang membawa sifat-sifat yang telah diterangkan oleh Rasulullah saw., sangat disayangkan orang-orang yang tidak melihatku.<br />
<span id="more-20"></span><br />
Warna kulitku kuning gandum, dan rambut yang dinubuwatkan oleh Nabi Karim saw. pun sama dengan rambutku, tidak ada bedanya.</p>
<p>Ini adalah kedatanganku dan tidak ada keraguan sedikitpun, Rasulullah saw. telah membedakanku dengan Al-Masih yang berkulit kemerah-merahan.</p>
<p>Janganlah heran berkenaan dengan menara di timur, sebab akupun datang secara nyata di timur.</p>
<p>Aku inilah orangnya yang telah datang sesuai dengan kabar gembira, mana pula Isa a.s. dapat menginjakkan telapak kakinya di atas mimbarku [sebab akau adalah Masih-nya Muhammad saw.].</p>
<p>Sebagaimana Allah telah menjanjikan tempat yang mulia di dalam surga, apakah dengan demikian Dia melanggar janji-Nya lalu mengeluarkan beliau dari surga?</p>
<p>Pengingkaran yang secara aniaya menyembah Al-Masih, bagaimana mungkin Tuhan yang Ghayyur itu dapat menyamakannnya denganku.</p>
<p>Simaklah Quran Majid sekejap, supaya rahasia terselubungku ini zahir di hadapanmu.</p>
<p>Wahai Tuhan, di manakah manusia yang dapat mengenali rahasia kasyaf-kasyaf, supaya nur batinnya dapat mengenaliku.</p>
<p>Sumber Karunia dan rahmat-Nya telah bergejolak sedemikian rupa sehingga puji-pujian terhadap Kekasihku.</p>
<p>Wahai para pengeritik! Dengan takut terhadap Tuhan, bersabarlah sehingga Tuhan sendiri akan menzahirkan nur dan cahaya bintangku.</p>
<p>Perintah-Nya telah diserahkan kepadaku, dalam hal ini aku tidak mempunyai ikhtiar apa-apa. Lihatlah, hal ini aku katakan dari Tuhan-ku Yang Maha Raja.</p>
<p>Wahai orang-orang yang bergegas menujuku dengan kapak dan pedang! Takutlah kalian kepada Penjaga kebunku, sebab aku adalah dahan yang bakal menghasilkan buah.</p>
<p>Perintah ini berasal dari langit yang ditumpahkan kepada bumi. Jika setelah mendengar tidak kusampaikan, maka ke mana ia harus kubawa pergi.</p>
<p>Wahai kaumku, janganlah kalian berhati sempit, karena kata-kataku sejak permulaan ini begitu emosi. Perhatikanlah diriku sampai saat-saat terakhirku.</p>
<p>Bukan aku yang mengatakannya, melainkan hal ini telah tertulis di lauh-mahfuzh (papan tulis) Tuhan. Jika ada yang sanggup cobalah hapuskan tandaku.</p>
<p>Aku heran dan risau terhadap kedangkalan hati serta sempitnya motivasi kaumku. Wahai Tuhan, tolonglah supaya aku terlepas dari kerisauan ini.</p>
<p>Tidak memiliki mata, tidak memiliki telinga, dan tidak memiliki cahaya hati. Mereka hanya memiliki lidah yang gigih menentangku.</p>
<p>Mencaci-makiku bagi mereka sudah merupakan ibadah. Di pandangan mereka akulah yang paling kotor.</p>
<p>Wahai hatiku, walau demikianpun engkau harus mempertimbangkan (memperhatikan) mereka, sebab mereka pun menyatakan diri mencintai Rasulullah saw.</p>
<p>Wahai panggilan kebenaran dan amanat kebenaran, janganlah salah paham terhadapku. Aku melihat engkau berada dalam kesalahan.</p>
<p>Wahai saudaraku, hatiku lelah, sedih memikirkan iman engkau, namun anehnya di dalam benak engkau aku ini dianggap kafir.</p>
<p>Jika engkau ingin supaya kebenaran kami menjadi terang dan jelas di hadapanmu, maka mintalah cahaya hati dari Tuhan Yang Maha Pengasih.</p>
<p>Mana pula telinga hatiku dapat mendengar tuduhan kafir dari seseorang, padahal aku tengah mabuk meneguk cawan karunia-karunia Sang Kekasihku.</p>
<p>Bagaimana pula caci-makian para musuh dapat sampai kepadaku, padahal aku tengah terbuai mimpi indah membayangkan Sahabat-ku.</p>
<p>Aku hidup bertopang dari wahyu Tuhan-ku yang menyertaiku ini. Wahyu-Nya (amanah-Nya) yang menghidupkan nafasku.</p>
<p>Aku membawa jubah dari istana Kekasihku, selain itu janganlah lagi tanyakan padaku tentang negeri yang gelap-gulita ini.</p>
<p>Kecintaan terhadap-Nya telah menyentuh lubuk dasar hatiku. Di jalan agama, stempel-Nya telah menjadi stempel-ku yang bercahaya.</p>
<p>Seandainya rahasia kecintaanku dengan-Nya terbuka maka banyak sekali orang-orang yang akan menyerahkan nyawa mereka.</p>
<p>Orang-orang dunia tidak dapat memahami rahasiaku. Aku sendiri merupakan nur yang bangkit dari mata orang-orang yang baik sekali (unggul).</p>
<p>Selain itu, orang-orang yang menyukai jalanku tidaklah sedikit. Akan tetapi orang yang berpandangan buruk terhadapku, dia adalah seorang yang malang.</p>
<p>Kami setiap saat meneguk minuman dari cawan “perpaduan”dengan Sahabat kami. Setiap saat Kekasih muliaku yang simpati melawan para pengingkar.</p>
<p>Angin surga bertiup di dalam hatiku yang sedih, dan tak terhingga banyaknya tiupan angin lembut yang berbaur dengan asap wangi-wangianku.</p>
<p>Bau busuk orang-orang yang dengki tidak dapat menggangguku. Aku senantiasa bersimbahkan wewangian kesturi yang timbul dengan mengenang/mengingat-Nya.</p>
<p>Karena kedekatan (qurub) dengan Kekasihku, tugasku telah mencapai tahap yang jauh dari pemahaman para penentangku.</p>
<p>Atas karunia Kekasih-ku, langkahku telah masuk ke dalam surga, dan di tanganku terdapat cawan fadhal-Nya (karunia-Nya).</p>
<p>Gejolak pengabulan doa dari-Nya sedemikian rupa tatkala berdoa, bahkan ibuku pun tidak pernah melakukan hal seperti itu bila aku menangis sehabis-habisnya.</p>
<p>Di setiap sudut dan di setiap arah, aku hanya mendapatkan wajah Kekasihku. Apakah pernah ada wajah lain yang tampak dalam pikiranku selain dari-Nya?</p>
<p>Sangat disayangkan bahwa kelompok orang terpandang ini tidak melihatku. Dan mereka baru akan melihatku tatkala aku sudah menyatu dengan tanah ini.</p>
<p>Jika seandainya hati harus tersayat-sayat karena duka dan perih memikirkan mereka, biarlah! Keinginanku adalah demi-Nya kepalaku pun biarlah terbakar.</p>
<p>Setiap malam aku merasakan ribuan duka karena perih memikirkan kaum ini. Wahai Tuhan-ku lepaskanlah daku dari rasa malu ini setiap hari.</p>
<p>Wahai Tuhan-ku, cucilah kemalasan mereka ini dengan air mataku yang telah membasahi tempat tidurku hari ini.</p>
<p>Kini, kabulkanlah, dan tolonglah, sebab air mata ini kami curahkan demi Engkau. Tolonglah daku, sebab selain Engkau tiada yang lain lagi.</p>
<p>Gelap-gulitanya duka tidak kunjung habis, akan tetapi kegelapan malam ini akan habis di hari pembalasan.</p>
<p>Hatiku telah tersayat-sayat pedih memikirkan kaum yang tidak dapat mengenali ini, dan juga karena ulama-ulama yang bengkok yang merenggut leherku.</p>
<p>Jika kedangkalan-ilmu dan kebutaan-batin ini tidak ada, maka setiap orang alim dan faqih akan menjadi khadim Engkau seperti aku.</p>
<p>Ilmu mantikku (logikaku) ini dapat mempengaruhi batu. Namun orang-orang ini tidak mengambil manfaat dari tulisan-tulisanku yang berpengaruh ini.</p>
<p>Ilmu adalah sesuatu yang bersamanya pun terdapat nur (cahaya) firasat (ketajaman pikiran). Orang yang buta ilmu ini tidak dapat makan dengan “phisyera”.</p>
<p>Hari ini kaumku tidak mengenali kedudukanku. Namun suatu hari mereka pasti akan menangis-nangis mengingat masaku yang terbaik ini.</p>
<p>Wahai kaumku, pandanglah kepada Sang Ghaib dengan sabar, supaya Dia dengan merendah membentangkan Tangan-Nya untukmu.</p>
<p>Walau nilai dan kehormatanku menurutmu adalah sama dengan debu, itu tidaklah mengapa. Aku bukan hanya dari debu bahkan lebih nista dari sampah.</p>
<p>Adalah ihsan dan karunia-Nya yang telah menganugerahiku. Kalau tidak, aku ini hanyalah seekor cacing, bukannya seorang manusia, bukan sebuah intan dan bukan sebuah permata.</p>
<p>Tangan-Nya telah menjauhkanku dari wujud-wujud lainnya, sehingga tidak pernah wujud lain dalam gambaranku.</p>
<p>Setelah kepada Tuhan aku mabuk di dalam cinta kepada Rasulullah saw.. Dan jika seandainya hal ini dianggap suatu kekafiran, maka demi Tuhan, akulah yang paling kafir.</p>
<p>Kecintaan kepada-Nya telah merasuk ke dalam setiap partikel tubuhku. Hatiku penuh oleh kesendirian dan kepiluan terhadap sang kekasih (saw.) itu.</p>
<p>Aku adalah pelita kebenaran [yang memisahkan] antara yang suci dengan haram. Dan tangan-Nya-lah yang senantiasa melindungiku dari setiap angin kencang.</p>
<p>Setiap saat langit memberikan kesaksian akan kebenaranku. Aku telah menanggung kedukaan ini sedemikian rupa sehingga bumi pun tidak sanggup memikulnya.</p>
<p>Aku bersumpah demi Tuhan! Aku merupakan bahtera Nuh yang berasal dari Tuhan. Sungguh bernasib buruklah orang yang menjauh dari tali tambatan bahteraku.</p>
<p>Api yang telah dinyalakan oleh penghujung Akhir Zaman ini, demi Tuhan, aku adalah sungai ‘kautsar’ baginya.</p>
<p>Aku bukanlah rasul dan tidak membawa kitab. Yaa, padaku turun ilham dan aku adalah pemberi kabar-takut dari Tuhan.</p>
<p>Wahai Tuhan! Kami mohon dengan rendah hati agar engkau melimpahkan anugerah dan karunia-Mu. Selain tangan rahmat-Mu, siapa lagi yang akan menolongku?</p>
<p>Nyawaku kukorbankan bagi agama Mustafa saw.. Inilah kehendak dan keinginan hatiku. Andai hal ini terpenuhi.</p>
<p>———-<br />
Sumber: Buku Izalah Auham (Menghilangkan Keraguan)<br />
Penterjemah: Mukhlis Ilyas Mbsy.<br />
Diedit oleh: Ruhdiyat Ayyubi Ahmad</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/orangahmadiyah.wordpress.com/20/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/orangahmadiyah.wordpress.com/20/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/orangahmadiyah.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/orangahmadiyah.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/orangahmadiyah.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/orangahmadiyah.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/orangahmadiyah.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/orangahmadiyah.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/orangahmadiyah.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/orangahmadiyah.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/orangahmadiyah.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/orangahmadiyah.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/orangahmadiyah.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/orangahmadiyah.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/orangahmadiyah.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/orangahmadiyah.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=orangahmadiyah.wordpress.com&amp;blog=4440224&amp;post=20&amp;subd=orangahmadiyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://orangahmadiyah.wordpress.com/2008/08/14/%e2%80%9caku-adalah-mau%e2%80%99ud-yang-dijanjikan-rasulullah-saw%e2%80%9d/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9782a12d1239aef02163ccfc6485412f?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">habibhasan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ahmadiyah Menjawab</title>
		<link>http://orangahmadiyah.wordpress.com/2008/08/08/ahmadiyah-menjawab/</link>
		<comments>http://orangahmadiyah.wordpress.com/2008/08/08/ahmadiyah-menjawab/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Aug 2008 11:17:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>habibhasan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[ahmadiyah Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://orangahmadiyah.wordpress.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: M.B. Shamsir Ali, SH, SHD Telah lebih sebulan ini harian Republika sering kali memuat artikel tentang Jemaat Ahmadiyah dan Pendirinya dalam berbagai judul. Sejauh yang kami ketahui, sangat sedikit sekali, bahkan boleh dikatakan tidak ada, upaya Republika untuk mengkonfrontir &#8230; <a href="http://orangahmadiyah.wordpress.com/2008/08/08/ahmadiyah-menjawab/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=orangahmadiyah.wordpress.com&amp;blog=4440224&amp;post=16&amp;subd=orangahmadiyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Oleh: M.B. Shamsir Ali, SH, SHD<br />
Telah lebih sebulan ini harian Republika sering kali memuat artikel tentang Jemaat Ahmadiyah dan Pendirinya dalam berbagai judul. Sejauh yang kami ketahui, sangat sedikit sekali, bahkan boleh dikatakan tidak ada, upaya Republika untuk mengkonfrontir isi artikel itu kepada pihak Jemaat Ahmadiyah Indonesia, padahal hal itu sangat penting agar pembaca Republika memperoleh informasi yang benar, akurat dan berimbang. Sekedar contoh kelemahan akibat tidak dilaksanakannya amanat etika jurnalistik itu terjadi pada wawancara Rachmat Santosa Basarah dengan Ahmad Hariadi yang dimuat Republika tanggal 14 Mei 2008 yang lalu.<br />
<span id="more-16"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Dalam wawancara itu, Ahmad Hariadi ditanya : Siapa pemimpin Ahmadiyah sedunia sekarang?<br />
Hariadi menjawab: Mirza Ghulam Ahmad, lahir pada 1835 dan meninggal pada 1908. Dia mendirikan Ahmadiyah tahun 1889. Setelah meninggal, dia diganti oleh khalifah Ahmadiyah pertama. Kemudian, bertutur-turut diganti oleh khalifah kedua, ketiga, dan keempat. Khalifah keempat ini adalah cucunya Mirza Ghulam Ahmad, namanya, Tahir Ahmad. (Tugas saya menyadarkan Jemaat Ahmadiyah, Republika, 14 Mei 2008, http://www.republika .co.id/koran_ detail.asp? id=333920&amp;kat_id=505)</p>
<p style="text-align:justify;">Semua orang yang meneliti secara langsung pasti tahu bahwa Hadhrat Mirza Tahir Ahmad sudah wafat beberapa tahun yang lalu. Sekarang, Jemaat Ahmadiyah telah dipimpin oleh Khalifahnya yang kelima, Hadhrat Mirza Masroor Ahmad. Kekeliruan seperti ini sungguh sangat keterlaluan, sebab ini merupakan fakta yang terbuka dan jelas, setiap saat siapa saja dapat mengakses situs resmi Jemaat Ahmadiyah www.alIslam. org; www.mta.tv; atau situs-situs resmi Ahmadiyah di berbagai Negara di dunia.</p>
<p style="text-align:justify;">Begitu pula dalam Republika 16 April 2008 (‘Wahyu Cinta’ Mirza Ghulam) tertulis, “Ada 88 kitab – termasuk – Tadzkirah – yang dikarang MGA …” Padahal Tadzkirah bukan dikarang oleh Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad.</p>
<p style="text-align:justify;">Bila hal-hal ‘sederhana’ semacam itu terjadi kekeliruan maka dapat dipastikan terjadi kekeliruan dalam tulisan-tulisan Republika lainnya yang berkaitan dengan Jemaat Ahmadiyah dan pendirinya, Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad yang kebanyakannya dikutip dari pihak-pihak yang berseberangan dengan Jemaat Ahmadiyah atau mantan penganut aliran Ahmadiyah seperti Hasan Aodah maupun Ahmad Hariadi yang dikeluarkan dari aliran Ahmadiyah. – bukan keluar melainkan dikeluarkan dari Ahmadiyah. Republika hanya bertumpu kepada Hasan Bin Mahmud Aodah tentang asumsi bahwa MGA adalah pelayan imperialis Inggris. Sepatutnya Republika menghubungi pihak pemerintah Inggris ataupun India untuk memastikan kebenaran klaim Aodah itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Mengingat tidak mungkin semuanya dapat dikemukakan maka sebagai pemenuhan atas hak jawab. Berikut ini kami sampaikan pernyataan Pendiri Jemaat Ahmadiyah tentang keIslaman beliau dan kecintaan beliau kepada agama Islam dan Rasulullah Muhammad SAW.</p>
<p style="text-align:justify;">Jemaat Ahmadiyah</p>
<p style="text-align:justify;">Ahmadiyah adalah sebuah Jamaah Islam yang didirikan oleh Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad pada tahun 1889 Masehi/ 1306 Hijriah, di Qadian India. Dan beliau mendakwakan diri sebagai Imam Mahdi dan al Masih yang dijanjikan kedatangannya oleh Nabi Muhammad SAW.</p>
<p style="text-align:justify;">Jemaat Ahmadiyah bukan sebuah agama baru. Jemaat Ahmadiyah bekerja untuk menghidupkan Agama Islam dan menegakkan syari’at Islam. Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad menulis, “Wahai kalian yang bermukim di muka bumi dan wahai jiwa semua yang ada di barat atau di timur, aku maklumkan secara tegas bahwa kebenaran hakiki di dunia ini hanyalah Islam, Tuhan yang benar adalah Allah sebagaimana yang terdapat di dalam Al Qur’an, sedangkan Rasul yang memiliki hidup keruhanian yang abadi dan sekarang bertahta diatas singgasana keagungan dan kesucian adalah wujud terpilih Muhammad SAW. ( Rukhani Khazain, vol. 15, hal. 141); Dibawah kolong langit ini hanya ada satu Rasul dan satu Kitab. Rasul itu adalah Hadhrat Muhammad SAW yang lebih luhur dan agung serta paling sempurna dibanding semua Rasul . . . Kitab tersebut adalah Al Quran yang merangkum bimbingan yang benar dan sempurna.” (Rukhani Khazain, vol. 1 hal. 557</p>
<p style="text-align:justify;">Jemaat Ahmadiyah berpegang teguh kepada Kitab Suci Al Quranul Karim. Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad menulis, “Keselamatan dan kebahagiaan abadi manusia adalah karena bisa bertemu dengan Tuhan-nya dan hal ini tidak akan mungkin dicapai tanpa mengikuti Kitab Suci Al Qur’an.” (Rukhani Khazain vol. 10 hal. 442); “Apa yang termaktub di dalam Al Qur’an merupakan wahyu utama dan mengatasi serta berada diatas semua wahyu-wahyu lainnya.” (Majmua Isytiharat, vol. 2 hal. 84); “Kitab Suci Al Qur’an merupakan sebuah mukjizat yang kapanpun tidak ada dan tidak akan pernah ada tandingannya.” (Malfuzhat, vol. III, hal. 57)</p>
<p style="text-align:justify;">Berkenaan dengan dua kalimah Syahadat, beliau menulis, ““Inti dari kepercayaan saya adalah: Laa Ilaaha Illallahu, Muhammadur-Rasulull ahu (Taka ada Tuhan selain Allah, Muhammad adalah utusan Allah). Kepercayaan kami yang menjadi pergantungan dalam hidup ini, dan yang padanya kami, dengan rahmat dan karunia Allah, berpegang sampai saat terakhir dari hayat kami di bumi ini ialah: Sayyidina Maulana Muhammad SAW adalah Khataman Nabiyyin dan Khairul Mursalin, yang termulia dari antara nabi-nabi. Ditangan beliau hukum syari’at telah disempurnakan. Karunia yang sempurna ini pada waktu sekarang adalah satu-satunya penuntun ke jalan yang lurus dan satu-satunya sarana untuk mencapai ‘kesatuan’ dengan Tuhan Yang Mahakuasa.” (Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad, Izalah Auham, 1891: 137)</p>
<p style="text-align:justify;">Jemaat Ahmadiyah berkeyakinan bahwa nabi Muhammad saw adalah khataman nabiyyin. Pendiri Jemaat Ahamdiyah menulis,</p>
<p style="text-align:justify;">“Tuduhan yang dilontarkan terhadap diri saya dan terhadap Jamaah saya bahwa kami tidak mempercayai Rasulullah Muhammad SAW sebagai Khataman Nabiyyin merupakan kedustaan besar yang dilontarkan kepada kami. Kami meyakini Rasulullah Muhammad shallallahu alaihi wasallam sebagai Khatamul Anbiya dengan begitu kuat, yakin, penuh makrifat dan bashirat, yakni seperseratus ribu dari yang itupun tidak dilakukan oleh orang-orang lain. Dan memang tidak demikian kemampuan mereka. Mereka tidak memahami hakikat dan rahasia yang terkandung di dalam Khatamun Nubuwat Sang Khatamul Anbiya. Mereka hanya mendengar sebuah kata dari tetua mereka, tetapi tidak tahu menahu tentang hakikatnya. Dan mereka tidak tahu apa yang dimaksud dengan Khatamun Nubuwat – yakni apa makna mengimaninya. Namun kami, dengan penuh bashirat (Allah Taala yang lebih tahu) meyakini Rasulullah Muhammad shallallahu alaihi wa sallam sebagai Khatamul Anbiya. Dan Allah Taala telah membukakan pintu hakikat Khatamun Nubuwwat kepada kami sedemikian rupa, yakni dari serbat irfan yang telah diminumkan kepada kami itu kami mendapat suatu kelezatan khusus yang tidak dapat diukur oleh siapapun kecuali oleh orang-orang yang memang telah kenyang minum dari mata air ini juga.” (Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad, Malfuzhat, jld. I, halaman 342)</p>
<p style="text-align:justify;">“Dengan sungguh-sungguh saya percaya bahwa Nabi Muhammad SAW adalah Khatamul Anbiya. Seorang yang tidak percaya pada Khatamun Nubuwwah beliau (Rasulullah SAW), adalah orang yang tidak beriman dan berada diluar lingkungan Islam.” (Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad, Taqrir Wajibul I’lan, 1891)</p>
<p style="text-align:justify;">“Martabat luhur yang diduduki junjungan dan penghulu kami, yang terutama dari semua manusia, nabi yang paling besar, Hadhrat Khatamun Nabiyyin SAW telah berakhir dalam diri beliau yang di dalamnya terhimpun segala kesempurnaan dan yang sebaliknya tak dapat dicapai manusia.” (Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad, Taudhih Maram, 1891 hal. 23)</p>
<p style="text-align:justify;">“Yang dikehendaki Allah supaya kita percaya hanyalah ini, bahwa Dia adalah Esa dan Muhammad SAW adalah Nabi-Nya, dan bahwa beliau adalah Khatamul Anbiya dan lebih tinggi dari semua makhluk.” (Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad, Kisti Nuh, tahun 1902, halaman 15)</p>
<p style="text-align:justify;">“Untuk sampai kepada-Nya semua pintu telah tertutup, kecuali sebuah pintu yang dibukakan oleh Qur’an Majid dan semua kenabian dan semua kitab-kitab yang terdahulu tidak perlu lagi diikuti, sebab kenabian Muhammadiyah, mengandung dan meliputi kesemuanya itu. Selain ini semua jalan tertutup. Semua jalan yang membawa kepada Tuhan terdapat di dalamnya. Sesudahnya tidak akan datang kebenaran baru, dan tidak pula sebelumnya ada suatu kebenaran yang tidak terdapat di dalamnya. Sebab itu, diatas kenabian ini habislah semua kenabian. Memang sudah sepantasnya demikian sebab sesuatu yang ada permulaannya, tentu ada pula kesudahannya.” (Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad, AL Wasiyat, JAI 2006, hal. 24)</p>
<p style="text-align:justify;">Sesudah Nabi Muhammad SAW, tidak boleh lagi mengenakan istilah Nabi kepada seseorang, kecuali bila ia lebih dahulu menajdi seorang ummati dan pengikut dari Nabi Muhammad SAW.” (Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad, Tajalliyati Ilahiyah, 1906, hal. 9)</p>
<p style="text-align:justify;">“Semua pintu kenabian telah tertutup kecuali pintu penyerahan seluruhnya kepada Nabi Muhammad SAW dan pintu fana seluruhnya kedalam beliau.” (Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad, Ek Ghalti ka Izalah, 1901, hal. 3)</p>
<p style="text-align:justify;">Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad sangat menyintai Rasulullah Muhammad SAW, berkenaan dengan kecintaan dan keediaan beliau mengorbankan jiwa raga demi kemuliaan Rasulullah Muhammad SAW beliau menulis,</p>
<p style="text-align:justify;">“Saya katakan dengan sejujur-jujurnya bahwa kami dapat berdamai dengan ular berbisa dan srigala buas, tetapi kami tak dapat berkompromi dengan orang yang melakukan serangan-serangan keji terhadap Nabi Muhammad yang kami cintai, orang yang lebih kami hargakan dari kehidupan kami dan orang tua kami.” (Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad, Paighami Sulh, 1908 hal. 30)</p>
<p style="text-align:justify;">“Sekiranya orang-orang ini menyembelih anak-anak kami didepan mata kami dan mencincang apa-apa yang kami cintai sampai berkeping-keping dan membuat kami mati dengan hina dan malu dan merampas semua harta dunia kami, maka demi Tuhan, semua itu tidak akan begitu menyakitkan hati kami seperti yang kami alami atas cacian dan hinaan yang dilancarkan kepada Nabi kami, Muhammad SAW.” (Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad, Aina Kamalati Islam, 1893, hal. 52)</p>
<p style="text-align:justify;">“Aku menyaksikan suatu kehebatan dalam wajahmu yang bersinar cemerlang, yang melebihi semua sifat manusia lain. Pada wajahnya tampak Tuhan Muhaimin dan seluruh keadaannya bagaikan cermin. Yang menampakkan keindahan sifat Ilahi dan kebesarannya sungguh menyilaukan. Ia mengungguli seluruh manusia dengan kemampuan, kesempurnaan dan keelokannya dan kehebatan serta dalam kesegaran jiwanya. Sedikitpun tidak diragukan lagi, Muhammad shallallahu alaihi wa sallam adalah terbaik diantara seluruh makhluk. Paling mulia diantara yang mulia dan inti orang-orang yang terpilih. Segala sifat yang terbaik dan terpuji, pada diri beliaulah puncaknya. Anugerah nikmat yang ada pada setiap zaman, telah berakhir dalam dirinya. Beliau adalah yang terbaik dari semua orang yang mendapat Qurb Ilahi sebelumnya. Keunggulan beliau karena kebaikan-kebaikan, bukan karena zaman. Wahai Tuhanku, turunkanlahh berkat-berkat kepada Nabi-Mu abadi selamanya, di dunia ini dan di hari kebangkitan kedua.” (Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad, Aina Kamalaati Islam, halaman 594-596)</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam usia lebih dari 100 tahun, Jemaat Ahmadiyah tjelah berkembang dan berada di hampir 200 negara di dunia dengan jumalah anggota lebih dari 200 juta jiwa.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam upaya menegakkan agama Islam dan menyebarkan syiar Islam keseluruh dunia. Jemaat Ahmadiyah mendapat dana dari pengorbana para anggota yaitu infaq/ iuran setiap anggota wajib membayar infaq /iuran tiap bulannya sebesar 1/16 sampai dengan 1/3 dari pendapatan perbulan.</p>
<p style="text-align:justify;">Jemaat Ahmadiyah tidak pernah meminta atau menerima satu sen pun dana/biaya dari luar: baik dari perorangan / organisasi/ pemerintah/ Negara.</p>
<p style="text-align:justify;">Jemaat Ahmadiyah Indonesia adalah bagian dari Jamaah Ahmadiyah Internasional yang didirikan oleh Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad Qadiani pada tahun 1889 di Qadian India. Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad kami yakini adalah Almasih dan Imam Mahdi yang kedatangannya telah dijanjikan oleh Nabi Muhammad Rasulullah SAW. Keyakinan tentang datangnya Imam Mahdi dan Nabi Isa di akhir Zaman adalah keyakinan seluruh umat Islam dari golongan manapun. Tugasnya adalah menghidupkan kembali agama Islam dan menegakkan kembali syariat Islam.</p>
<p style="text-align:justify;">Jemaat Ahmadiyah pertama kali datang ke Indonesia pada tahun 1925, diundang oleh Persatuan Mahasiswa Jawa Sumatra di India ketika itu, yang akhirnya Maulana Rahmat Ali HAOT merupakan Muballigh pertama yang diutus ke Indonesia oleh Hadhrat AL-Hajj Mirza Bashiruddin Mahmud Ahmad rh., Khalifah Ahmadiyah ketika itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Jemaat Ahmadiyah berperan aktif dalam proses pendirian NKRI dan salah seorang anggotanya, Sayyid Shah Muhammad adalah Ketua Panitia Pemulihan Pemerintahan RI. Beliau mendapat bintang jasa kehormatan dari pemerintah Republik Indonesia atas jasa-jasanya.</p>
<p style="text-align:justify;">Jemaat Ahmadiyah Indonesia dikukuhkan ber-Badan Hukum sesuai bunyi Lembaran Berita Negara no. 26 tahun 1953 dengan penetapan Menteri Kehakiman RI No. JA 5/23/13 tanggal 13 Maret 1953.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam upaya menyebarkan agama Islam, Jemaat Ahmadiyah mengirimkan ribuan Da’i ke seluruh penjuru dunia; membangun ribuan masjid di berbagai penjuru dunia diantaranya Masjid Baitul Futuh, Morden London UK yang merupakan mesjid terbesar di Eropa Barat; menerjamahkan Al Qur’an kedalam 100 bahasa di dunia sehingga seluruh bangsa dapat mempelajari secara langsung Kitab Suci tersebut; Mendirikan stasiun televisi MTA Internasional (MTA 1; MTA 2 dan MTA 3 Al Arabiyya) yang dipancarkan ke seluruh penjuru dunia 24 jam nonstop menggunakan tujuh buah satelit; melaksanakan bakti kemanusiaan melalui Humanity First tanpa memandang ras, agama, keyakinan maupun bangsa, termasuk membantu menanggulangi Tsunami di Aceh;</p>
<p style="text-align:justify;">Jamaah Ahmadiyah Internasional dipimpin oleh Hadhrat Mirza Masroor Ahmad, Khalifatul Masih V yang saat ini berkedudukan di London, Inggris. Dalam rangkaian muhibah pimpinan tertinggi Jamaah Ahmadiyah Internasional, tanggal 17-19 April 2008 Khalifah Ahmadiyah, Hadhrat Mirza Masroor Ahmad menghadiri pertemuan tahunan Ahmadiyah Ghana yang dihadiri oleh Presiden Ghana, Ageyaku Kufour, dan wakil Presiden, Alhaj Aliu Mahama dan pajabat-pejabat Negara lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Jemaat Ahmadiyah perpegang teguh kepada mottonya, Love for All, Hatred for None (Cinta kepada semua orang dan tiada kebencian kepada siapapun.)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/orangahmadiyah.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/orangahmadiyah.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/orangahmadiyah.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/orangahmadiyah.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/orangahmadiyah.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/orangahmadiyah.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/orangahmadiyah.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/orangahmadiyah.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/orangahmadiyah.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/orangahmadiyah.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/orangahmadiyah.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/orangahmadiyah.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/orangahmadiyah.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/orangahmadiyah.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/orangahmadiyah.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/orangahmadiyah.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=orangahmadiyah.wordpress.com&amp;blog=4440224&amp;post=16&amp;subd=orangahmadiyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://orangahmadiyah.wordpress.com/2008/08/08/ahmadiyah-menjawab/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9782a12d1239aef02163ccfc6485412f?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">habibhasan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Keperluan akan Al Quran</title>
		<link>http://orangahmadiyah.wordpress.com/2008/08/07/keperluan-akan-al-quran/</link>
		<comments>http://orangahmadiyah.wordpress.com/2008/08/07/keperluan-akan-al-quran/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Aug 2008 10:23:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>habibhasan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Ahmadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Al Quran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://orangahmadiyah.wordpress.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[Disamping semua Kitab dan ajaran yang ada ini (Taurat, Injil, Weda, Tripitaka, Zoroatser, dll), masihkah dunia memerlukan sebuah kitab yang baru? Pertanyaan ini akan timbul dalam hati setiap orang yang mulai menelaah Al Quran. Jawabannya akan berbagai-bagai bentuknya : Bukankah &#8230; <a href="http://orangahmadiyah.wordpress.com/2008/08/07/keperluan-akan-al-quran/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=orangahmadiyah.wordpress.com&amp;blog=4440224&amp;post=11&amp;subd=orangahmadiyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p style="text-align:justify;">Disamping semua Kitab dan ajaran yang ada ini (Taurat, Injil, Weda, Tripitaka, Zoroatser, dll), masihkah dunia memerlukan sebuah kitab yang baru? Pertanyaan ini akan timbul dalam hati setiap orang yang mulai menelaah Al Quran.</p>
<p style="text-align:justify;">Jawabannya akan berbagai-bagai bentuknya :</p>
<p><span id="more-11"></span></p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>Bukankah perpecahan diantara agama-agama itu menjadi alasan yang cukup untuk munculnya suatu agama baru lagi untuk mempersatukan semuanya?</li>
<li>Tidakah pikiran manusia akan menempuh proses evolusi serupa dengan yang dilalui oleh jasad manusia? Dan persis sebagaimana evolusi jasmaniyah akhirnya menjadi sempurna, tidakah evolusi alam pikiran dan ruhaniyah ditakdirkan menuju kesempurnaan akhir yang merupakan tujuan hakiki dari dijadikannya manusia?</li>
<li>Tidakah Kitab-Kitab yang datang lebih dahulu menjadi sedemikian rusaknya, sehingga kini suatu Kitab baru sudah menjadi kebutuhan universal yang dipenuhi oleh Al Quran?</li>
<li>Adakah agama-agama yang datang lebih dahulu menganggap ajarannya sebagai yang terakhir sekali? Bukankah agama-agama itu percaya kepada kemajuan ruhani yang terus menerus? Bukankah agama-agama itu selalu meyakinkah para pengikutnya tentang kedatangan suatu ajaran yang akan mempersatukan umat manusia dan memimpin mereka kepada tujuan mereka yang terakhir?</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">Jawaban terhadap empat pertanyaan ini ialah jawaban terhadap pertanyaan mengenai perlunya Al Quran disamping Kitab-Kitab dan Ajaran-Ajaran Agama yang datang lebih dahulu.</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Dikutip dari “<strong>Pengantar Untuk Mempelajari Al Qur’an</strong>” yang merupakan terjemahan dari buku aslinya yang berjudul “<strong>Introduction to the study of the holy Qur’an</strong>”. Buku ini merupakan buah karya Hazrat Mirza Bashiruddin Mahmud Ahmad r.a.dan merupakan bagian dari Kitab Tafsir Al Quran yang beliau buat. Beliau adalah Imam Jemaa’at Ahmadiyah yang ke-2. Buku ini rangkum dalam terjemahan bahasa Inggris nya pada tahun 1947.</p>
<p style="text-align:justify;">Buku Introduction to the study of the holy Quran ini juga menjadi rujukan oleh Depag Republik Indonesia dan dapat anda baca sebagai Bab2 di setiap Al Quran terbitan Depag dan Al Quran terjemahan bahasa Indonesia yang dicetak oleh Kerajaan Saudi Arabia sebagai souvenir untuk para Jama’ah Haji asal Indonesia.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam Al Quran yang diterbitkan oleh Depag cetakan tahun 1985 di bawah kepemimpinan Bapak H. Munawir Sjadzali sebagai Menteri Agama. Nama Hazrat Mirza Bashiruddin Mahmud Ahmad r.a.masih bisa ditemui dalam susunan daftar sumber pustaka. Tidak hanya Hazrat Mirza Bashiruddin Mahmud Ahmad, namun juga 2 tafsir Al Quran Ahmadiyah yang lainnya pun masih tercantum dalam daftar sumber pustaka Al Quran terbitan Depag ini yaitu Maulana Muhammad Ali M.A. (<strong>The Holy Quran</strong>) dan Maulwi Sher Ali (<strong></strong>).</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://orangahmadiyah.files.wordpress.com/2008/08/sumber.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-12" src="http://orangahmadiyah.files.wordpress.com/2008/08/sumber.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://orangahmadiyah.files.wordpress.com/2008/08/p1040564.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-13" src="http://orangahmadiyah.files.wordpress.com/2008/08/p1040564.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Namun meski sampai saat ini karya Hazrat Mirza Bashiruddin Mahmud Ahmad r.a. masih bisa anda baca pada Bab II Al Qur’an terbitan Depag cetakan terbaru, namun nama beliau sudah dihapus dari susunan daftar sumber pustaka.)</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><a href="http://airjernih.blogspot.com/2008/01/keperluan-akan-al-quran.html">Abu Jihan</a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/orangahmadiyah.wordpress.com/11/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/orangahmadiyah.wordpress.com/11/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/orangahmadiyah.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/orangahmadiyah.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/orangahmadiyah.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/orangahmadiyah.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/orangahmadiyah.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/orangahmadiyah.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/orangahmadiyah.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/orangahmadiyah.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/orangahmadiyah.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/orangahmadiyah.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/orangahmadiyah.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/orangahmadiyah.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/orangahmadiyah.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/orangahmadiyah.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=orangahmadiyah.wordpress.com&amp;blog=4440224&amp;post=11&amp;subd=orangahmadiyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://orangahmadiyah.wordpress.com/2008/08/07/keperluan-akan-al-quran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9782a12d1239aef02163ccfc6485412f?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">habibhasan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://orangahmadiyah.files.wordpress.com/2008/08/sumber.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://orangahmadiyah.files.wordpress.com/2008/08/p1040564.jpg?w=300" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Keagungan &amp; Kerendahan Hati Rasulullah SAW.</title>
		<link>http://orangahmadiyah.wordpress.com/2008/08/07/keagungan-kerendahan-hati-rasulullah-saw/</link>
		<comments>http://orangahmadiyah.wordpress.com/2008/08/07/keagungan-kerendahan-hati-rasulullah-saw/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Aug 2008 10:01:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>habibhasan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Hati]]></category>
		<category><![CDATA[Keagungan]]></category>
		<category><![CDATA[Kerendahan]]></category>
		<category><![CDATA[Rasulullah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://orangahmadiyah.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Kedua nama Nabi Suci s.a.w. yang berberkat yaitu Muhammad dan Ahmad memiliki dua keunggulan yang berbeda. Muhammad mengandung arti yang amat dipuji dan menggambarkan keagungan dan kebesaran serta menyiratkan seseorang yang dicintai karena hanya yang dicintailah yang selalu dipuji-puji. Adapun &#8230; <a href="http://orangahmadiyah.wordpress.com/2008/08/07/keagungan-kerendahan-hati-rasulullah-saw/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=orangahmadiyah.wordpress.com&amp;blog=4440224&amp;post=7&amp;subd=orangahmadiyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Kedua nama Nabi Suci s.a.w. yang berberkat yaitu Muhammad dan Ahmad memiliki dua keunggulan yang berbeda. Muhammad mengandung arti yang amat dipuji dan menggambarkan keagungan dan kebesaran serta menyiratkan seseorang yang dicintai karena hanya yang dicintailah yang selalu dipuji-puji. Adapun kata Ahmad menyiratkan seseorang yang mencintai karena merupakan bagian dari seorang pencinta untuk memuji dan ia selalu memuji sosok yang dikasihinya. Jika Muhammad menggambarkan keagungan dan kebesaran maka Ahmad menggambarkan kerendahan hati.</p>
<p><span id="more-7"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Kehidupan beliau sebagai seorang Nabi terbagi dalam dua bagian, sebagian dihabiskan di Mekah untuk jangka waktu tigabelas tahun dan sebagian lainnya di Medina yang memakan waktu sepuluh tahun. Kehidupan beliau di Mekah menggambarkan segi nama Ahmad dari sosok beliau. Jangka waktu tersebut banyak dihabiskan dalam meratap dan memohon pertolongan di dalam doa. Barangsiapa yang memahami periode kehidupan Mekah dari beliau tentunya mengetahui betapa ratapan dan permohonan doa yang dilakukan beliau saat itu yang tidak ada padanannya pada pencinta lain yang sedang mencari kekasihnya. Ratapan beliau bukanlah untuk dirinya pribadi tetapi karena kesadaran beliau akan kondisi dunia pada saat itu. Zaman itu penyembahan Allah s.w.t. telah sirna sedangkan Dia telah menanamkan keimanan dalam jiwa beliau yang memberikan kegembiraan dan kesukaan. Dengan sendirinya beliau ingin menyampaikan kegembiraan dan kasih ini kepada dunia, namun ketika beliau menyadari kondisi daripada dunia serta kemampuan dan fitrat manusia saat itu maka beliau menghadapi rintangan yang amat besar. Beliau menangisi kondisi dunia ini sedemikian rupa sehingga nyawa beliau pun terancam. Hal ini diindikasikan dalam ayat:</p>
<blockquote><p>“Boleh jadi engkau akan membinasakan dirimu sendiri dari dukacita karena mereka tidak mau beriman”. <strong>(S.26 Asy-Syuara:4)</strong>.</p></blockquote>
<p style="text-align:justify;">Periode ini merupakan kehidupan berdoa beliau dan menjadi manifestasi dari nama beliau sebagai Ahmad. Setelah itu beliau mengkonsentrasikan diri secara agung dan konsentrasi ini menunjukkan efeknya pada kehidupan beliau di Medina ketika signifikasi nama Muhammad diungkapkan sebagaimana dinyatakan dalam ayat:</p>
<blockquote><p>“Mereka itu berdoa untuk kemenangan dan binasalah setiap musuh kebenaran yang merajalela lagi keras kepala itu”. (<strong>S.14 Ibrahim:16)</strong>.</p></blockquote>
<p style="text-align:justify;">Mereka yang terbiasa dengan cara pengungkapan dalam Al-Qur’an umumnya mengetahui bahwa kadang-kadang yang Maha Agung dan Maha Pengasih menggunakan ekspresi yang kelihatannya seperti merendahkan hamba-Nya yang khusus padahal konteksnya menggambarkan pujian yang tinggi. Sebagaimana difirmankan Allah s.w.t. mengenai Hadzrat Rasulullah s.a.w. bahwa:</p>
<blockquote><p>“Dia dapati engkau dalam keadaan hilang dan Dia memberi engkau petunjuk”. <strong>(S.93 Adh-Dhuha:8)</strong>.</p></blockquote>
<p style="text-align:justify;">Arti kata “Dhall”. pada dasarnya berarti seseorang yang salah jalan atau tersesat sehingga arti harfiah dari ayat tersebut adalah “Tuhan mendapati engkau dalam keadaan tidak tahu jalan lalu Dia menunjuki”. padahal nyatanya Hadzrat Rasulullah s.a.w. tidak pernah salah jalan atau tersesat. Seorang Muslim yang mempercayai bahwa kapan pun dalam hidup Hadzrat Rasulullah s.a.w. beliau itu pernah tersesat adalah seorang kafir yang tidak beriman dan patut dihukum. Konteks daripada ayat itu bermaksud:</p>
<blockquote><p>“Tidakkah Dia mendapati engkau yatim lalu Dia memelihara engkau, dan Dia mendapati engkau sirna dalam kecintaan kepada Wujud-Nya dan Dia menarik engkau kepada-Nya, dan Dia mendapati diri engkau berkekurangan lalu Dia memperkaya engkau”. <strong>(S.93 Adh-Dhuha:7-9)</strong>.(Ayena Kamalati Islam, Qadian, Riyadh Hind Press, 1893; sekarang dicetak dalam Ruhani Khazain, vol. 5, hal. 170-171, London, 1984).</p></blockquote>
<p><a href="http://airjernih.blogspot.com/2008/02/keagungan-kerendahan-hati-rasulullah.html">Abu Jihan</a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/orangahmadiyah.wordpress.com/7/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/orangahmadiyah.wordpress.com/7/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/orangahmadiyah.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/orangahmadiyah.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/orangahmadiyah.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/orangahmadiyah.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/orangahmadiyah.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/orangahmadiyah.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/orangahmadiyah.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/orangahmadiyah.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/orangahmadiyah.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/orangahmadiyah.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/orangahmadiyah.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/orangahmadiyah.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/orangahmadiyah.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/orangahmadiyah.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=orangahmadiyah.wordpress.com&amp;blog=4440224&amp;post=7&amp;subd=orangahmadiyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://orangahmadiyah.wordpress.com/2008/08/07/keagungan-kerendahan-hati-rasulullah-saw/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9782a12d1239aef02163ccfc6485412f?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">habibhasan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sebuah ramalan Nabi Muhammad SAW. yang sangat tepat</title>
		<link>http://orangahmadiyah.wordpress.com/2008/08/07/hello-world/</link>
		<comments>http://orangahmadiyah.wordpress.com/2008/08/07/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Aug 2008 06:03:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>habibhasan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad]]></category>
		<category><![CDATA[Nabi]]></category>
		<category><![CDATA[ramalan]]></category>
		<category><![CDATA[ulama]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Bissmillahi rahmaani rahiim, Tiada Tuhan kecuali ALLAH lah yang Maha Berkuasa dan Memegang setiap hati manusia. Rasulullah saw adalah orang yang banyak jasa jasanya kepada kemanusian dan mempunyai ramalan yang tepat. Selama ini kita sering mendengar bahwa ulama2 itu adalah &#8230; <a href="http://orangahmadiyah.wordpress.com/2008/08/07/hello-world/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=orangahmadiyah.wordpress.com&amp;blog=4440224&amp;post=1&amp;subd=orangahmadiyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Bissmillahi rahmaani rahiim,</p>
<p style="text-align:justify;">Tiada Tuhan kecuali ALLAH lah yang Maha Berkuasa dan Memegang setiap hati manusia. Rasulullah saw adalah orang yang banyak jasa jasanya kepada kemanusian dan mempunyai ramalan yang tepat.</p>
<p><span id="more-1"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Selama ini kita sering mendengar bahwa ulama2 itu adalah “Pewaris nabi2″ yang bertugas untuk menjelaskan wahyu2 ALLAH kepada umat dan juga sebagai teladan kehidupan sehari hari bagaimana nabi2 mengapliksikan kehidupan yang di inginkan oleh ALLAH yang menciptakan alam semesta dan dengan se-isinya.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam al Quran ALLAH menginginkan agar manusia yang terdiri dari bermacam bangsa, suku dan bahasa dapat hidup damai,sejahtera, bahagia,berkasih sayang dan menyembah hanya kepada ALLAH yang Esa.</p>
<p style="text-align:justify;">Dengan kata lain ALLAH menamakan kehidupan yang “<strong>Rahmatanlil’alamin</strong>”. Kehidupan yang rahmatan lil’alamin pernah terjadi dulunya, dimana orang2 Barat banyak yang belajar dari kemajuan2 islam dulunya.</p>
<p style="text-align:justify;">Diabad 21 ini malah terbalik, orang2 Arab (Islam) yang banyak belajar dari Barat. ALLAH mempergilirkan kejayaan2 dari satu bangsa kepada bangsa yang lainnya, untuk menjadi pelajaran.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebuah ramalan Nabi Muhammad saw yang sangat tepat adalah dimana Nabi meramalkan bahwa nanti di akir zaman(abad 21 ini) ulama2 yang pewaris Nabi itu menjadi menjadi seburuk buruk manusia di muka bumi ini, umat islam saling zolim menzolimi, dan bunuh membunuh saudara2nya seiman dan sebangsa. Kehidupan masarakat tidak pernah damai lagi, baik dimesdjid2, partai2, Internet2, mereka saling fitnah memfitnah;</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">Tidak lama lagi manusia akan mengalami satu zaman yang pada waktu itu Islam hanyalah tinggal nama dan Qur’an hanyalah tinggal huruf-hurufnyasaja; mesjid-mesjid sangatlah diramaikan orang-orang akan tetapi sunyi(kosong) dari petunjuk; ulama-ulama mereka adalah seburuk-buruknya mahluk yang ada di bawah langit ini. Dari mereka itulah keluar fitnah-fitnah, yang akan kembali kepada mereka sendiri.<br />
(<strong>Hadits: Al-Baihaki &amp; Ali bin Abi Tholib; Misykat halaman 3 8</strong>)</p></blockquote>
<p style="text-align:justify;">Dari pengamatan saya, memang tepat sekali ramalan Rasul tersebut diatas, kita lihat sekarang ini antara lain;</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>Umat islam terpecah belah menjadi banyak golongan2 dan banyak macam ulama2</li>
<li>Satu golongan dengan golongan lain tidak bisa hidup saling hormat menghormati, tapi golongan yang kuat menzolimi golongan yang lemah atau minoritas.</li>
<li>Dua golongan yang kuat saling berperang bunuh membunuh merebut kekuasaan seprti kita lihat antara golongan Sunni Radikal dan Syiah Radikal di Irag, afganistan,Pakistan ,Sudan.</li>
<li>Ulama2 dan Usztad2 dari masing2 golongan saling Fitnah memfitnah.</li>
<li>Kehidupan negara2 islam sangat terbelakang dlm segala bidang penghidupan.</li>
<li>Kebutuhan2 pokok dan pertahanan agama dan bangsa sangat tergantung kepada Barat.</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">Kususnya di negara kita yang tercinta, yang berpenduduk 250 juta umat islam,yang terbesar di dunia, golongan yang kuat menfitnah serta menzolimi golongan minoritas. Sangat menyedihkan sekali. Silakan lihat Video ini,semua terekap dengan jelas apa apa yang di ucapkan dan apa apa yang di perbuat oleh ulama2 atau usztad2.</p>
<p style="text-align:justify;"><span class='embed-youtube' style='text-align:center; display:block;'><object width='500' height='312'><param name='movie' value='http://www.youtube.com/v/U7RLCXNdKF4?version=3&rel=1&fs=1&showsearch=0&showinfo=1&iv_load_policy=1' /> <param name='allowfullscreen' value='true' /> <param name='wmode' value='opaque' /> <embed src='http://www.youtube.com/v/U7RLCXNdKF4?version=3&rel=1&fs=1&showsearch=0&showinfo=1&iv_load_policy=1' type='application/x-shockwave-flash' allowfullscreen='true' width='500' height='312' wmode='opaque'></embed> </object></span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kesimpulan:</strong><br />
Maju dan mundurnya suatau bangsa sangat tergantung sekali kepada ulama2 di negeri tersebut. Karena ulama2lah yang dekat dengan umatnya dan yang dijadikan tauladan bagi masarakat.</p>
<p style="text-align:justify;">Kalau dalam satu negari banyak ulama2 pewaris Nabi, seperti Aa Gym,maka majulah masarakat itu. Kalau tidak,maka rusaklah masarakat itu.</p>
<p style="text-align:justify;">FEEDBACK dari pembaca yang budiman sangat dihargai sekali, bisakah kita mengingatkan saudara2 seiman ini dgn santun agar kita semua muslim dapat hidup saling hormat menghormati, mejauhi tindakan kekerasan sebagaimana umat nasrani dan budha yang sukses hidup berdampingan.</p>
<p style="text-align:justify;">Can we do that?<br />
yes we can&#8230;<br />
yes we can&#8230;<br />
yes we can&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><a href="http://agengiyo.wordpress.com/2008/05/09/sebuah-ramalan-nabi-muhammad-saw-yang-sangat-tepat/" target="_blank">agengiyo</a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/orangahmadiyah.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/orangahmadiyah.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/orangahmadiyah.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/orangahmadiyah.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/orangahmadiyah.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/orangahmadiyah.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/orangahmadiyah.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/orangahmadiyah.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/orangahmadiyah.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/orangahmadiyah.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/orangahmadiyah.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/orangahmadiyah.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/orangahmadiyah.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/orangahmadiyah.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/orangahmadiyah.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/orangahmadiyah.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=orangahmadiyah.wordpress.com&amp;blog=4440224&amp;post=1&amp;subd=orangahmadiyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://orangahmadiyah.wordpress.com/2008/08/07/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9782a12d1239aef02163ccfc6485412f?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">habibhasan</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
